Tambua Tasa Memukau: MTsN 5 Pasaman Warnai HUT ke-81 RI di Lapangan Tuah Basamo Andilan

Andilan Humas MTsN 5 Pasaman, 17 Agustus 2026 — Suasana kemerdekaan tahun ini terasa berbeda dan istimewa khususnya bagi warga MTsN 5 Pasaman.
Setelah rangkaian upacara HUT ke-81 RI yang khidmat di Lapangan Tuah Basamo Andilan, siswa-siswi MTsN 5 Pasaman menyuguhkan penampilan Tambua Tasa yang memukau dan mencuri perhatian warga yang hadir.
Penampilan Tambua Tasa, sebuah tradisi ritmis yang kaya nilai budaya, dibawakan dengan enerjik dan penuh penghayatan. Irama alat musik tradisional berpadu dengan barisan siswa yang kompak, menciptakan suasana hangat dan penuh kebanggaan.
Raut wajah penonton berubah bangga menegaskan bahwa pertunjukan itu bukan hanya hiburan tetapi juga wujud kecintaan terhadap adat dan identitas lokal.

Kepala MTsN 5 Pasaman, Bapak H. Adrinofia, menyampaikan kebanggaannya atas penampilan para siswa. Menurutnya, tampilnya Tambua Tasa menandai keberhasilan madrasah dalam melestarikan budaya sambil menanamkan nilai-nilai disiplin, kerja sama, dan kreativitas. “Anak-anak telah menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui karya budaya. Semoga penampilan ini menginspirasi siswa lain untuk terus melestarikan tradisi dan berprestasi,” ujarnya.

Guru pembina, Ibu Desti Asfeni dan Ibu Lina Budiarti, menuturkan bahwa latihan intensif, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan menjadi kunci keberhasilan pertunjukan. Mereka berharap momentum ini mendorong lebih banyak kegiatan seni tradisional di lingkungan madrasah sehingga budaya lokal tetap hidup di tangan generasi muda.

Hadir dalam acara tersebut, Seluruh Unsur Pemerintah Kecamatan Dua Koto, guru, tenaga kependidikan dari berbagai Sekolah mulai dari jenjang PAUD Sampai jenjang SMA yang berada di lokasi Kecamatan Dua Koto, orang tua, dan warga setempat memberikan apresiasi tinggi. Penampilan Tambua Tasa MTsN 5 Pasaman bukan hanya memperkaya rangkaian peringatan HUT RI, tetapi juga menguatkan identitas budaya daerah dan menegaskan peran Madrasah sebagai pusat pengembangan bakat sekaligus penjaga tradisi.

Tags :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *